Bersuara dan mendengarkan
Telinga - organ indera - terletak di tepi wajah / rambut kepala, seperti Neuto di perbatasan dunia nol / nyata. Pita suara terletak di daerah leher (Neuto-region tubuh). Karenanya ketika kita bernyanyi dan (atau) mendengarkan nyanyian atau musik kita memiliki kesempatan yang baik untuk bersatu dengan jiwa, untuk menyadari sifat senyumannya, merasakan senyum jiwa. Senyuman jiwa adalah inti dari proses perluasan kesadaran, saluran interaksi dengan semua yang ada dan dengan senyuman Asal dari Jiwa yang Ada.
Itu mengapa kita senantiasa senang juga mendengarkan bahkan melafalkan ayat ayat Alloh SWT berikut Hadits Nabi Nya. Karena kekuatan Neuto itu satu sumbernya yaitu Ilahi robbi... Itu menyatu dengan soul kita yang memang berasal dari Nya.
Itu juga mengapa ketika kita berbicara dan membicarakan kebenaran maka itu pasti berasal dari neuto energi alias soul kita dan didapat dari mind yang terinspirasi oleh instinct kita yang juga berasal dari spirit yang tercerahkan. Dan itu biasanya bisa menjadikan orang lain mau mendengarkan dan bisa berubah, terlebih lagi jika kebenaran itu berasal dari Alquran dan Assunnah.
Sebaliknya seseorang yang senantiasa membicarakan kebohongan, dusta, keburukan, maka itu berarti dia menipu soulnya, dia merusak sumber dari segala sumber kehidupan dirinya dan itu bisa membuat dirinya menderita baik fisik dan mentalnya.
Jadi senantiasa beri makan dan pupuk soul kita, ingat bahwa setiap kejadian bisa berubah, namun soul itu satu dan sangat senang dengan asalnya... Asalnya adalah Kholiknya... Berarti kembali pada SyariatNya.
0 Response to "Bersuara dan mendengarkan"
Post a Comment